Selasa, 02 Oktober 2018

Masalah Psikologi Komunikasi


Homesick, Alasan Turunnya Semangat Belajar

Masalah :
Homesick merupakan suatu keadaan dimana seseorang merasa menderita karena terpisah dari lingkungan rumah, orang tua, atau hal-hal yang ada di sekitarnya. Bagi mahasiswa rantau seperti saya, yang baru merasakan berpisah dari orang tua sejak memasuki bangku kuliah, melewati satu tahun perkuliahan dan melewati masa-masa homesick tidak mudah. Homesick membuat semangat saya turun dalam belajar dan jarang ngobrol dengan teman-teman. Merasaka lingkungan yang berbeda dengan lingkungan rumah terkadang membuat saya rindu, akan perlakuan dari orang tua yang tidak bisa didapat ketika merantau. Walaupun jarak rumah dan perguruan tinggi tempat saya belajar bisa dijangkau hanya dengan beberapa jam, namun kesibukan dengan mengikuti ukm, hima, berbagai kepanitiaan dan tugas-tugas kuliah membuat saya susah untuk meluangkan hari di mana bisa pulang ke rumah. Homesickpun membuat kinerja saya kurang maksimal, karena saya mulai malas berkomunikasi dengan orang lain. Lebih suka sendiri dan diam serta malas melakukan apapun adalah efek dari homesick yang saya rasakan.

Solusi :
            Saya menjadi lebih sering berkomunikasi dengan orang tua dan menceritakan apa saja yang saya lakukan pada hari itu. Mengerjakan tugas-tugas kuliah lebih cepat agar bisa lebih memanfaatkan hari libur untuk pulang. Ketika saya sudah merasa homesick sekali, saya memutuskan untuk pulang. Alternatifnya adalah mengorbankan beberapa hal yang seharusnya dilakukan, seperti mengikuti rapat, beberapa kegiatan, atau membawa tugas-tugas kuliah untuk dikerjakan di rumah. Homesick merupakan keadaan yang wajar dialami oleh mahasiswa, akan tetapi bagaimana menyikapinya tentu setiap orang berbeda. Saya tidak bisa mengalihkan pikiran pada rumah, walapun sudah berusaha mencari kesibukan lain. Karena yang ada menjadi semakin lelah. Sehingga, pulang adalah solusi terbaik bagi saya ketika menghadapi homesick. Merasakan kembali suasana rumah dan perlakuan orang tua yang tidak saya dapatkan di tanah rantau membuat saya kembali semangat untuk melanjutkan kuliah. Saya selalu berusaha meluangkan waktu untuk pulang minimal satu bulan sekali untuk menghindari homesick berlebihan yang bisa mengurangi semangat belajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar